KONTEKSTUALISASI PEMAHAMAN HADIS NABI TENTANG RIBA

  • Mohammad Nawir Fakultas Syariah IAIN Palu
Keywords: Contextualization, Hadith, Riba

Abstract

This study explores the issue of usury from the point of view of the hadith of the prophet. For the sake of finding supporting data against the argument that usury is not justified in Islamic law. This study uses a hadith science approach and various kinds of scientific approaches as supporters to understand the content of the hadith about usury. In this study, the authors found that before this study many criteria and benchmarks for usury were found in relation to buying and selling, exchanging, saving and borrowing, and knowing the laws of usury transactions clearly. Of course, studies on usury have been written by many Islamic law researchers, including Abdul Gofur with the theme of the concept of usury in the Koran, Riya Rohma Setyawati et al with the theme of usury in the view of Islam, Miriam So Phia with the theme of usury in Islamic jurisprudence, Abdurrahim Abdul Hamid al-sa'ati with the theme al-'illah al-Iqtishadiyah li tahrim al-Riba al-Nasiah wa al-Fadhl. Nevertheless, the author has its own uniqueness in examining the issue of usury in terms of the methods and approaches applied in this study. The approaches applied in this research include: First, the author uses a hadith science approach in conducting research, in order to be able to explore and explore the context of the prophet's hadith accurately. Second, the author uses various scientific approaches that can be a sharp tool in realizing an objective research.

 

Abstrak

Penelitian ini mendalami persoalan riba dari sudut pandangan hadis nabi. Demi ditemukannya data penguat terhadap argumen riba itu tidak dibenarkan dalam syariat Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan ilmu hadis dan erbagai macam pendekatan ilmia sebagai pendukung untuk memahami kandungan hadis tetang riba. Pada penelitian ini penulis menemukan bahwa sebelum penelitian ini telah banyak ditemukan kriteria dan tolak ukur riba dalam kaitannya dengan jual beli, tukar-menukar, simpan pinjam, serta mengetahui hukum transaksi riba secara terang. Tentu saja kajian tentang riba telah banyak ditulis oleh para penelisik hukum Islam di antaranya Abdul Gofur dengan tema Konsep Riba dalam al-Quran, Riya Rohma Setyawati dkk dengan tema Riba dalam pandangan Islam, Miriam So Phia dengan tema Riba In Islamic Jurisprudence, Abdurrahim abdul hamid al-sa’ati dengan tema al-‘illah al-Iqtishadiyah li tahrim al-Riba al-Nasiah wa al-Fadhl. Kendatipun demikian, penulis memiliki keunikan tersendiri dalam mengkaji persoalan riba dari segi metode dan pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini di antaranya Pertama, penulis menggunakan pendekatan ilmu hadis dalam melakukan penelitian, agar dapat menelusuri dan mendalami konteks hadis nabi secara akurat. Kedua, penulis menggunakan berbagai pendekatan ilmia yang dapat menjadi alat yang tajam dalam mewujudkan sebuah penelitian yang objektif.

References

Allamah Muhammad Husayn Thabathabaiy. (1971). al Mizan fi Tafsir al-Quran (Jilid II). Teheran: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Asad, M. (n.d.). The Message Of The Quran; Translated And Explained.
Asmawi. (2009). Filsafat Hukum Islam. Yogyakarta: PT. Teras.
Badruddin Abi Mahmud Muhammad bin Ahmad al-A’ini. (n.d.). Umdat al-Qariy Syarh Syahih Bukhari. Beirut: Dar al-Fikr.
Al-Bukhari, A. ‘Abdullah M. bin I. (1987). Al-Jami’ Al-Sahih, ed. by Musthafa Dib (by Musthaf). Beirut: Darr Ibnu Katsir.
Duraid, I. (1987). Jamharatul al-Lughah (Ramzi Muni). Beirut: Dar ’Ilm lil Malayin.
Al-Husain bin Muhammad Ar-Raghib al- Asfahaniy. (2003). Tafsir Ar-Raghib Al-Asfahaniy. Riyadh: Dar al-Wathan.
Islam, P. P. (n.d.). Buku Pintar BMT Unit Simpan Pinjam dan Grosir. Surabaya.
Khallaf, A. W. (1957). Ilmu Ushul Fiqhi. Mesir: Maktabah al-Dakwah al-Islamiyah Syu’bah al-Azhar.
Al-Maragiy, A. M. (1979). Tafsir al-Maragiy (Juz II). Mesir: Musthafa al-Babi al-Halabi wa Awladuh.
Al-Masriy, M. bin M. bin M. al-A. (n.d.). Lisan al-Arab. Beirut: Darr ¢adr.
Morehead, P. D. (2001). The New American Webster Dictionary (4th ed.).
Muh Zuhri. (1997). Riba Dalam Al Qur’an Dan Masalah Perbankan : (Sebuah Tilikan Antisipatif). Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Muhammad al-Jaziriy. (1982). Kitab Fiqh ala Mazahib al-Arba’ah (Juz II). Beirut: Dar al-Fikr.
Al-Naisaburiy, M. bin al-H. A. al-H. al-Q. (n.d.). Shohih Muslim (by Muhamma). Darr Ihya al-Turats al-Arabiy.
Nawir, M. (2016). Rekonstruksi Pemahaman Hadis Analisis Hadis di dalam Fatwa MUI tentang Kesetaraan Jender. Journal of Qur’an and Hadith Studies, 5(2), 199–224. Retrieved from https://doi.org/10.15408/quhas.v5i2.13426
Syekh Samsuddin Abu Abdullah. (2010). Terjemah Fath al-Qarib. Surabaya: Tim Cm Grafika.
Taqiy al-Dīn Abī Bakar bin Muhammad al-Husainiy, al-Hushniy alDimasyqy al-Syafī’iy, Kifāyah al-Akhyār fī Hal Gāāyah al-Ikhtishā, juz I, (t.t.: Syirkah al-Ma’ārif li al-Thba’ wa al-nasyr, t.th).
Tho’in, M. (2016). Larangan Riba Dalam Teks Dan Konteks (Studi Atas Hadits Riwayat Muslim Tentang Pelaknatan Riba). Ilmiah Ekonomi Islam, 2(2), 63–72. https://doi.org/10.29040/jiei.v2i02.44.
Wangsawidjaja Z., A. (2012). Pembiayaan Bank Syariah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Yanggo, C. T. dan H. A. (1999). Problematika Hukum Islam Kontemporer. Jakarta: LSIK.
Yusuf, A. (n.d.). The Holy Qur-an: English Translation of The Meanings and Commentary. Riyadh: King Fahd Holy Quran Printing Complex.
Zuhaili, W. (1989). al-Fiqh al Islamiyah Wa Adillatuh (Juz IV). Suriah: Dar al-Fikr.
Published
2021-12-31
How to Cite
Mohammad Nawir. (2021). KONTEKSTUALISASI PEMAHAMAN HADIS NABI TENTANG RIBA. Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 101-116. https://doi.org/10.24239/tadayun.v2i2.23
Section
Articles
Abstract viewed = 781 times
PDF downloaded = 730 times