LEGAL ANALYSIS OF THE JU'ALAH CONTRACT FROM THE PERSPECTIVE OF AHKAM HADITH

  • Rahmani Salma UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Mohammad Saran UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Koko Komaruddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Keywords: Ju’alah contract, Contemporary fiqh of muamalah, Hadith of Bukhari No. 5736

Abstract

The demands and dynamics of human life are becoming more complex due to technological advancements and economic progress. It is causing various contemporary issues in Islamic jurisprudence, such as affiliate marketing practices. Affiliate marketing, in terms of its technical execution, uses a Ju’alah scheme or contract. This study analyzes the quality and strength of Hadith, as reported by Bukhari number 5736, regarding Ruqyah with Surah Al-Fatihah as a legal foundation for Ju’alah in Islamic law. The study employs a qualitative and descriptive-analytical method based on Takhrij and Syarah hadith. This study's data was sourced from library research procedures, including primary and secondary data. The research elucidates that, from the perspective of Hadith, ju’alah represents a commitment to rewarding an effort completed by one party. The permissibility of ju’alah in Hadith Bukhari no.5736, shown through the response of Prophet Muhammad saw, thus approved Abu Sa'id al Khudri's acts during the execution of ruqyah and their agreement to give a goat as a reward/return for the ruqyah. According to the analysis result of Hadith Bukhari no. 5736 regarding ruqyah with Surah Al-Fatihah, this Hadith has the status of hadith ahad and shahih quality, thereby establishing its viability as a hujjah or legal foundation for ju’alah in Islamic law.

Abstrak
Tuntutan dan dinamika dalam kehidupan manusia semakin kompleks, terutama akibat perkembangan teknologi dan kemajuan ekonomi, yang serta merta memunculkan berbagai isu kontemporer dalam fikih muamalah, seperti praktik pemasaran afiliasi. Pemasaran afiliasi dari teknis pelaksanaannya, menggunakan skema atau akad ju’alah. Penelitian ini mengkaji kualitas dan kekuatan hadis riwayat Bukhari no.5736 tentang ruqyah dengan surat al-fatihah sebagai landasan hukum akad ju’alah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif-analitis yang bersumber dari metode takhrij hadis dan syarah hadis. Sumber data penelitian ini didasarkan pada pengumpulan data melalui studi kepustakaan (library research), yang mencakup sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hadis, akad jua’alah merupakan komitmen pemberian imbalan sebagai balasan atas tugas atau pekerjaan yang telah dilakukan. Kebolehan akad ju’alah dalam hadis Riwayat bukhari no.5736 ditunjukkan melalui respon Nabi saw yang membenarkan tindakan Abu Sa’id al Khudri dalam melaksanakan ruqyah dan kesepakatan pemberian kambing sebagai imbalan atas ruqyah tersebut. Berdasarkan hasil analisis terhadap hadis Riwayat bukhari no.5736 tentang ruqyah dengan surat al-fatihah, dapat disimpulkan bahwa hadis berstatus hadis ahad dan berkualitas shahih, sehingga dapat dijadikan sebagai hujjah atau landasan hukum akad ju’alah.

References

Ahmad, F., & Mhd., Y. (2023). Law Ju’alah In Islam. Dusturiyah: Jurnal Hukum Islam, Perundang-Undangan Dan Pranata Sosial, 13(2), 147–165. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/dusturiyah.v13i2.17198

Ahmad Ibn Hanbal. (2001). Musnad Ahmad. Beirut: Muassasah ar-Risalah.

al-Bukhari, M. bin I. (1993). Shahih al-Bukhari. In Shahih al-Bukhari 5. Damaskus: Daar Ibnu Katsir.

Al-Hajjaj, I. A. H. M. I. (2007). Sahih Muslim. In N. Al-Khattab (Trans.), Volume 6 (English Tr). Riyadh: Darussalam.

Andri, S. (2019). Hukum Ekonomi Syariah Dan Fiqh Muamalah di Lembaga Keuangan dan Bisnis Kontemporer. Jakarta: Prenada Media Group.

Arif, M. S. (2019). Ju’alah Dalam Pandangan Islam. Siyasah : Jurnal Hukum Tata Negara, Vol. 2(2). Retrieved from https://www.ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Siyasah/article/view/120

Arodha, D. (2022). Eksistensi Akad Ji’alah dalam Dunia Transportasi. I’thisom: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(1). Retrieved from https://ejournal.staialutsmani.ac.id/index.php/ithisom/article/view/10

Asqalani, I. H. Al. (2013). Fathul Baari (Penjelasan Kitab Shahih Al Bukhari). In Amiruddin (Trans.), Jilid 13. Jakarta: Pustaka Azzam.

Asqalani, I. H. Al. (2016). Fathul Baari (Penjelasan Kitab Shahih Al Bukhari). In A. Rania (Ed.), & Amiruddin (Trans.), Jilid 28 : Orang Sakit, Pengobatan, dan Pakaian. Jakarta: Pustaka Azzam.

At-Tirmidzi. (2007). Jami’ At-Tirmidhi. In A. Khaliyl (Trans.), Volume 4 (English Tr). Riyadh: Darussalam.

Az-Zuhaili, W. (2011). Fiqih Islam Wa Adillatuhu. In A. H. Al-Kattani (Trans.), Jilid 5: Hukum transaksi keuangan, transaksi jual-beli asuransi, khiyar, macam-macam akad jual beli akad ijarah (penyewaan). Jakarta: Gema Insani.

Bey, A. (1992). Tarjamah Sunan Abi Daud. In Volume 4. Semarang: CV. Asy-Syifa.

Damsyiqi, I. H. al H. al H. ad. (2003). Asbabul Wurud : Latar Belakang Historis Timbulnya Hadits-Hadits Rasul. In M. S. Wijaya & Z. Salim (Trans.), Jilid 3. Jakarta: Kalam Mulia.

Dewan Syariah Nasional MUI. (2007). Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 62/DSN-MUI/XII/2007 Tentang Akad Ju’alah. Jakarta.

Dewan Syariah Nasional MUI. (2017). Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia Nomor 110/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Jual Beli.

Gina Dwi, A., Sandy Rizki, F., & Ira Siti Rohmah, M. (2020). Tinjauan Fiqih Muamalah Akad Ju’alah terhadap Praktik Giveaway Bersayarat pada Online Shop. Prosiding Keuangan & Perbankan Syariah, 6(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29313/syariah.v6i2.22220

Haryono. (2017). Konsep al Ju’alah dan Model Aplikasinya dalam Kehidupan Sehari-hari. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial Islam, 5(9). https://doi.org/https://doi.org/10.30868/am.v5i09.187

Ibnu, Q., & Abdullah bin Abdul Muhsin, T. (2011). Al Mughni Wa Syarhul Kabir. In 8. Kairo: Dar Alamal Kutub.

Ibnu, R. (2007). Bidayatul Mujtahid. In R. Abu Usamah Fakhtur (Trans.), Jilid 2. Jakarta: Pustaka Azzam.

Jaih, M., & Hasanudin. (2018). Fikih Mu’amalah Maliyyah : Akad Ijarah dan Ju’alah. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Khon, A. M. (2014). Takhrij dan Metode Memahami Hadtis. Jakarta: Amzah.

Muasasah Al-Maktabah Asy-Syamilah. (2005). Maktabah Syamilah.

Nurkholis, M. (2003). Metodologi Syarah Hadis. Bandung: Fasygil Grup.

Oktavian, R. F. (2019). Hadits-Hadits Ruqyah Syar’Iyyah Tinjauan Hadits Dan Aplikasinya Di Klinik Ruqyah Az-Zahra Bandar Lampung (Universitas Islam Negeri Raden Intan lampung). Universitas Islam Negeri Raden Intan lampung. Retrieved from http://repository.radenintan.ac.id/7431/1/SKRIPSI_FULL.pdf

Shafique, M., & Abbasi, M. A. (2024). The Legal Status of Juala in Islamic Transaction and its Modern Application (In the light of Hanfi and Malki School of Thought). Islamic Studies Research Journal Abḥāth, 9(33). https://doi.org/https://doi.org/10.54692/abh.2024.09332039

Syamsuddin Muhammad bin Muhammad al Khatib, al S. (1994). Mughni al-Muhtaj Ila Ma’rifat Ma’ani al-Fadz al-Manhaj. In 3. Beirut: Dar al Kotob al ’Ilmiyah.

Tim Al-Qosbah, Muchaeroni, Abdillah Fahrur Rozi, Ihsanudin, A.-H., Hayatul, H., & Al-Qosbah, T. (2021). Al-Qur’an Hafalan Hafazan 8 Blok Perkata Latin. Bandung: Al-Qur’an Al-Qosbah.

Zakaria, S., & Nuraeni, N. (2022). Akad Ijarah dan Jualah dalam Perspektif Fiqh Perbandingan Pada Kegiatan Bank Syariah Di Indonesia. El-Iqtishady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.vi.31060

Published
2024-06-30
How to Cite
Salma, R., Saran, M., & Komaruddin, K. (2024). LEGAL ANALYSIS OF THE JU’ALAH CONTRACT FROM THE PERSPECTIVE OF AHKAM HADITH. Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(1), 75-96. https://doi.org/10.24239/tadayun.v5i1.134
Section
Articles
Abstract viewed = 158 times
PDF downloaded = 70 times